Header Ad

Kampanye Menyenangkan

3 Februari 2017
91 Views

TAHAPAN kampanye Pilkada Aceh, 15 Februari 2017 sedang berlangsung. Debat kandidat dari calon gubernur hingga bupati dan walikota telah berlangsung. Sebagian berlangsung menyenangkan. Sebagian berlangsung menegangkan seperti di Kabupaten Pidie. Gesekan tim sukses antar pasangan calon tak bisa dielakan.

Lebih miris lagi, ketika melihat kondisi di Aceh Timur. Muspida plus setempat sepakat tidak menggelar debat kandidat untuk calon bupati di daerah itu. Alasannya, menghindari gesekan antar pendukung calon.

Demokrasi kita tampaknya sebatas mengandalkan otot. Sejatinya, kita berbagi kebahagiaan. Layaknya sebuah pesta, maka Pilkada yang disebut sebuah pesta demokrasi harus ditampilkan sesungguhnya bak sebuah pesta. Tentu, pesta pasti menyenangkan. Jika memilukan, adalah tragedi dan kematian.

Sebagai sebuah pesta, para calon kepala daerah menjadi keniscayaan menampilkan kekompakan. Menyajikan debat indah depan publik. Beragu dan berantam argumen soal keunggulan visi dan misi. Bukan adu pukul dan kekuatan fisik.

Sejatinya, para calon gubernur, bupati dan wali kota mampu mengendali relawan, simpatisan, fungsionaris dan kader partai yang mendukungnya. Selain itu, perlu forum bersama untuk dijadikan formulasi pencari solusi jika terjadi ketegangan. Forum ini perlu digagas oleh Muspida. Tak cukup sekadar sentral penegakan hukum terpadu. Ada baiknya, perdebatan dan selisih paham diselesaikan secara kekeluargaan lewat forum yang dibentuk tadi.

Selain itu, para calon gubernur, bupati dan wali kota akan sangat elok jika tak menghujat lawan politiknya di mimbar kampanye, mimbar media sosial. Mari membangun budaya santun yang telah diwariskan leluhur Aceh.

Pada akhirnya komitmen berpolitik santun dan cerdas menandakan kedewasaan dan kematangan berpolitik. Di dunia mana pun, politik merupakan salah satu jalan menuju kekuasaan. Ada baiknya, dan sangat mulia jika jalan menuju kekuasaan itu dilalui lewat kedewasaan dan kecerdasan. Bukan lewat caci maki dan kepalan tinju bangkahulu.

Mari melihat panggung kampanye. Semoga menyenangkan. Menghibur rakyat lewat ceramah bermakna soal garansi kesejahteraan masa depan. Bukan sekadar ceramah, lalu terpilih dan abai akan janji-janji. Jika ini terjadi, maka kampanye adalah ladang pembohongan untuk membujuk rakyat di kotak suara. Mari berkampanye secara menyenangkan.

|MASRIADI SAMBO | POLITIKITA.com

You may be interested

Buku Pengantar Jurnalisme Multiplatform Cetak Ulang ke 2
BUKU
0 shares81 views
BUKU
0 shares81 views

Buku Pengantar Jurnalisme Multiplatform Cetak Ulang ke 2

masriadisambo - Des 02, 2018

Buku Pengantar Jurnalisme Multiplatform karya Masriadi Sambo (dosen Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh dan jurnalis Kompas.com) dan Jafaruddin Yusuf (Jurnalis Harian…

Di Tengah Desing Mesiu 
CATATAN
0 shares78 views
CATATAN
0 shares78 views

Di Tengah Desing Mesiu 

masriadisambo - Nov 09, 2018

  CERPEN : Masriadi Sambo |Republika | 4 November 2018   Kami duduk selonjor di teras rumah, setelah berziarah, ke…

MALANG [2]  Sehari Metik Apel di Kota Batu
TRAVEL
0 shares59 views
TRAVEL
0 shares59 views

MALANG [2] Sehari Metik Apel di Kota Batu

masriadisambo - Okt 25, 2018

Minggu, langit Kota Malang begitu cerah. Jam menunjukan pukul 08.00 WIB, ketika rombongan kami menumpangi bus pariwisata mulai bergerak dari…

Leave a Comment

Your email address will not be published.