Header Ad

Cerita Naufal Tolak Tawaran Panglima TNI, lalu Pilih Beasiswa Kemenag

9 Juni 2017
175 Views

NAUFAL Raziq (14), siswa penemu listrik bersumber dari pohon kedondong asal Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh, menerima beasiswa dari Kementerian Agama RI.

Bantuan beasiswa itu diberikan untuk melanjutkan pendidikan secara gratis di Madrasah Aliyah Modern 63, Malang. Kementerian Agama bersedia menanggung seluruh biaya yang dibutuhkan Naufal selama melanjutkan pendidikan di madrasah tersebut.

“Tahun ini setelah tamat MTsN Langsa, saya mau sekolah di Madrasah Aliyah Modern 63 Malang. Ini beasiswa dari Kementerian Agama RI,” ujar Naufal, Selasa (6/6/2017).

Kepastian memperoleh beasiswa itu diperoleh setelah Naufal dipanggil ke Jakarta oleh Kementerian Agama akhir bulan lalu. Dia menyebutkan, cita-citanya untuk menjadi ilmuwan sudah bulat.

“Saya ingin menyempurnakan temuan saya ini. Saya tentu sangat berharap dukungan semua pihak untuk mewujudkan mimpi saya itu,” katanya.

Pada 1 Juni 2017, Naufal juga menerima tawaran dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk sekolah gratis di SMA Taruna Magelang. Namun, tawaran itu ditolak secara halus oleh Naufal.

“Saya kan dari madrasah tsnawiyah, akan lebih nyambung kalau sekolah lagi di madrasah aliyah. Pak Panglima TNI waktu ketemu di Banda Aceh memahami keinginan saya, jadi saya ambil yang beasiswa dari Kementerian Agama,” katanya.

Meski begitu, menurut Naufal, Panglima TNI dan Pangdam Iskandar Muda Mayor Jenderal Moch Fachruddin menyatakan berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan Naufal.

“Diberi bantuan pendidikan oleh Panglima,” kata Naufal namun enggan menyebutkan nominal bantuannya.

Lalu, apa yang berubah dari kehidupan Naufal setelah ceritanya viral di media sosial dan media massa?

“Tidak ada yang berubah. Saya khususnya berterima kasih pada semua media massa yang telah menuliskan cerita saya. Jika tidak ada media massa mungkin tidak diketahui orang temuan ini. Karena media saya dikenal banyak orang,” pungkasnya. |MASRIADI SAMBO

You may be interested

Buku Pengantar Jurnalisme Multiplatform Cetak Ulang ke 2
BUKU
0 shares70 views
BUKU
0 shares70 views

Buku Pengantar Jurnalisme Multiplatform Cetak Ulang ke 2

masriadisambo - Des 02, 2018

Buku Pengantar Jurnalisme Multiplatform karya Masriadi Sambo (dosen Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh dan jurnalis Kompas.com) dan Jafaruddin Yusuf (Jurnalis Harian…

Di Tengah Desing Mesiu 
CATATAN
0 shares62 views
CATATAN
0 shares62 views

Di Tengah Desing Mesiu 

masriadisambo - Nov 09, 2018

  CERPEN : Masriadi Sambo |Republika | 4 November 2018   Kami duduk selonjor di teras rumah, setelah berziarah, ke…

MALANG [2]  Sehari Metik Apel di Kota Batu
TRAVEL
0 shares51 views
TRAVEL
0 shares51 views

MALANG [2] Sehari Metik Apel di Kota Batu

masriadisambo - Okt 25, 2018

Minggu, langit Kota Malang begitu cerah. Jam menunjukan pukul 08.00 WIB, ketika rombongan kami menumpangi bus pariwisata mulai bergerak dari…

Leave a Comment

Your email address will not be published.