Header Ad

Bang Baka dan Cerita Mie Caluek yang Tersohor Itu ….

3 Februari 2017
121 Views

Bang Baka, dengan segala kelincahan tangannya memanjakan lidah para pengunjung. Terletak di Blang Padang, Banda Aceh, mie calueknya semakin diminati. Bertahan sejak enam tahun lalu hingga kini.

 

ABU Bakar akrab disapa Bang Baka, pemilik warung mie caluek Bang Baka, di kawasan Blang Padang, Banda Aceh terlihat mengamani putranya sedang memasak mie caluek, Selasa (31/1/2017).

Sang putra bernama Putra ini cekatan memasak mie. Dia mengoyang sendok di kuali besar dengan api yang membesar di tungku. Tanganya bergoyang ke kiri-kanan kuali.

Mie caluek merupakan bahasa Aceh, jika diterjemah maka artinya mie yang disendok. Tak jelas mengapa sebutan itu diberikan tempo dulu. Namun, mie ini merupakan mie lidi yang digoreng serta dimakan dengan menggunakan sambal cabai merah. Ada juga yang menggunakan bumbu pecal.

Buka sejak pukul 12.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB, warung yang berada di pojokan Blang Padang Kafe itu siap melayani pembeli. Berbagai profesi menyemut membeli mie itu. Dari pegawai negeri hingga karyawan swasta.

“Sehari saya bisa masak sampai 30 kilogram,” kata Putra diaminkan Bang Baka.

Warung itu dibuka sejak enam tahun lalu. Saat itu masih menyempil di pinggir jalan Blang Padang, Banda Aceh. Baru dua tahun terakhir dia membuka warung bersama Blang Padang Kafe. Soal harga, jangan khawatir, Bang Baka hanya mematok RP 7.000 per piring.

“Banyak juga keluarga yang beli dibungkus untuk dibawa pulang ke rumah,” kata Bang Baka.

Salah seorang pembeli, Teuku Fakhrizal menyebutkan rasa mie caluek itu nikmat. “Pedasnya pas, mienya juga enak,” kata Fakhrizal. Nah, jika anda berada di ibukota Provinsi Aceh itu, silakan menikmati mie caluek, sembari ngobrol dan menegak segelas kopi arabica. Selamat mencoba. |MASRIADI SAMBO

 

You may be interested

Senja di Taman Ngieng Jioh
TRAVEL
0 shares24 views
TRAVEL
0 shares24 views

Senja di Taman Ngieng Jioh

masriadisambo - Agu 04, 2018

Senja hampir saja tiba ketika saya mengunjungi Taman Ngieng Jioh, Desa Blang Payang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Namun, di…

Puspiptek, TIK dan Tertib Administrasi
KOLOM
0 shares18 views
KOLOM
0 shares18 views

Puspiptek, TIK dan Tertib Administrasi

masriadisambo - Jul 30, 2018

Masriadi MASALAH klasik yang dihadapi birokrasi kita dikenal dengan sebutan birokrasi kura-kura. Kalimat itu menggambarkan begitu lambannya proses birokrasi pemerintahan…

Buku Baru, Jurnalisme Multiplatform
BUKU
0 shares175 views
BUKU
0 shares175 views

Buku Baru, Jurnalisme Multiplatform

masriadisambo - Mar 08, 2018

DUA jurnalis asal Aceh, Jafaruddin Yusuf (Harian Serambi Indonesia) dan Masriadi Sambo (Kompas.com) yang juga dosen Ilmu Komunikasi, Universitas Malikussaleh,…

Leave a Comment

Your email address will not be published.