Header Ad

Kemendikbud Danai 2 Dosen Aceh Tulis Soal Sejarah

9 Juni 2017
121 Views

JAKARTA | POLITIKITA.COM-  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI mendanai dua dosen dari Aceh menulis tentang sejarah di provinsi itu. Mereka adalah, Masriadi Sambo (dosen Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh) dan Prof Misri A Muchsin (dosen adab, UIN Ar Raniry).

Masriadi didanai menulis sejarah peran Pers Aceh dan kemerdekaan Indonesia, sedangkan Prof Misri didanai menulis sejarah kehidupan masyarakat nelayan di Aceh Jaya. Keduanya menerima dana penulisan masing-masing Rp 50 juta.

“Proses penulisan dimulai sejak akhir Juni ini hingga September 2017. Ada waktu sekitar tiga bulan untuk menyelesaikan masing-masing naskah itu,” kata Masriadi, Selasa (6/5/2017).

Dia menyebutkan seluruh Indonesia, Kemendikbud mendanai 20 penulis yang umumnya berlatar belakang sejarawan dari berbagai komunitas dan perguruan tinggi. Namun, dari Aceh hanya lolos dua orang untuk menerima program tersebut.

“Setelah proses penulisan selesai, dilanjutkan dengan proses percetakan bukunya. Tahun ini naskah harus selesai menjadi buku,”terang Masriadi.

Program penulisan buku sejarah ini, sambungnya untuk memperkaya referensi sejarah di tanah air. Sehingga, masyarakat mengetahui detail sejarah di daerahnya masing-masing. Program sejenis telah diluncurkan tahun lalu oleh Kemendikbud RI.

“Tema-tema sejarah ini ditulis lebih populer sehingga mudah dipahami dan dinikmati pembaca se-nusantara ,” pungkas Masriadi Sambo. |RE

You may be interested

Senja di Taman Ngieng Jioh
TRAVEL
0 shares24 views
TRAVEL
0 shares24 views

Senja di Taman Ngieng Jioh

masriadisambo - Agu 04, 2018

Senja hampir saja tiba ketika saya mengunjungi Taman Ngieng Jioh, Desa Blang Payang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Namun, di…

Puspiptek, TIK dan Tertib Administrasi
KOLOM
0 shares18 views
KOLOM
0 shares18 views

Puspiptek, TIK dan Tertib Administrasi

masriadisambo - Jul 30, 2018

Masriadi MASALAH klasik yang dihadapi birokrasi kita dikenal dengan sebutan birokrasi kura-kura. Kalimat itu menggambarkan begitu lambannya proses birokrasi pemerintahan…

Buku Baru, Jurnalisme Multiplatform
BUKU
0 shares175 views
BUKU
0 shares175 views

Buku Baru, Jurnalisme Multiplatform

masriadisambo - Mar 08, 2018

DUA jurnalis asal Aceh, Jafaruddin Yusuf (Harian Serambi Indonesia) dan Masriadi Sambo (Kompas.com) yang juga dosen Ilmu Komunikasi, Universitas Malikussaleh,…

Leave a Comment

Your email address will not be published.